Tim Nasional Tajikistan



Team sepak bola nasional Tajikistan (Tajikistan: Тими миллии футболи Тоҷикистон, Timi milliji futʙoli Toçikiston; Rusia: Сборная Таджикистана по футболу) sebagai wakil Tajikistan di sepakbola dengan sepak bola internasional, serta dikendalikan oleh Asosiasi Sepak Bola di Tajikistan, dimana sepak bola di Asosiasi Sepakbola dikendalikan oleh Asosiasi Sepak Bola, serta dikendalikan oleh Asosiasi Sepak Bola, dengan sepak bola internasional, serta dikendalikan oleh Asosiasi Sepak Bola di Tajikistan. Tanah asal Tajikistan ialah Stadion Pamir di Dushanbe.

Sesudah Uni Soviet buyar, Tajikistan mainkan laga pertama kalinya menantang Uzbekistan pada 17 Juni 1992. Baru pada 1994 Asosiasi Sepak Bola Nasional Tajikistan diterima di FIFA.

Tajikistan mainkan laga sah pertama kalinya pada 11 April 1994 di Tashkent untuk sisi dari kompetisi regional. Mereka kehilangan laga menantang Kazakhstan 0-1. [3] Pertandingan sah pertama yang diiringi team ialah kwalifikasi untuk Piala Asia 1996, saat difavoritkan di tiga team Group 8 dengan Uzbekistan serta Bahrain. Bahrain selanjutnya memundurkan diri, tinggalkan Tajikistan ke play-off menantang tetangga mereka di Asia Tengah. Tajikistan memenangi laga pertama 4-0, tapi ditaklukkan di laga tandang 0–5 sesudah waktu perpanjangan. Mereka tidak masuk pertandingan kwalifikasi Piala Dunia sampai edisi Prancis 1998, menulis empat kemenangan di set penyisihan group mereka termasuk juga kemenangan 5-0 atas Turkmenistan, serta kalah cuma dari China, yang tempatkan mereka di posisi ke-2 di belakang tetangga timur mereka, tapi di luar pertandingan. [3]

Dalam sisi kwalifikasi tiga team untuk Korea / Jepang 2002, mereka mempunyai rekor menang 16-0 atas Guam sebelum kalah 2-0 dari Iran. Sesudah menaklukkan Bangladesh 4-0 dengan cara agregat di set penyisihan kwalifikasi untuk Jerman 2006, mereka meredam semifinalis Piala Asia AFC serta juara group pada akhirnya Bahrain dengan hasil seimbang tanpa ada gol pada 31 Maret 2004.

Team memenangi kompetisi internasional pertama kalinya, Piala Rintangan AFC pertama, di tahun 2006, menaklukkan Sri Lanka 4-0 di Dhaka.

Sesudah kampanye kwalifikasi Piala Dunia 2018 yang menyedihkan di Tajikistan, Mubin Ergashev serta stafnya dibebaskan dari pekerjaan mereka. [4]

Tajikistan ditarik ke group kwalifikasi Piala Asia 2019 dengan Filipina, Yaman serta Nepal. Sesudah kekalahan mereka dari Filipina pada 27 Maret 2018, membetulkan ketidakberhasilan Tajikistan untuk maju ke Piala Asia, manager Khakim Fuzailov memundurkan diri. [5]

Sebab performa Tajikistan yang tidak berhasil dalam tahun-tahun ini, Usmon Toshev, pelatih Uzbekistan, dipilih untuk menghidupkan kembali lagi bagian Tajik. Di bawah Usmon, Tajikistan tampil oke di kwalifikasi Piala Dunia 2022 FIFA, sukses menaklukkan tetangga Kyrgyzstan 1-0 serta meredam musuh yang sama 1-1. Namun, Tajikistan menanggung derita kekalahan mengagetkan 3–4 sebab menenggelamkan Myanmar pergi, dalam apakah yang dipandang seperti surprise mengingat bentuk jelek Myanmar di laga awal, hingga tempatkan Tajikistan dalam permasalahan.

Popular posts from this blog

Tim Nasional Iran

Tim Nasional Turkmenistan